Monday, 28 January 2013

SENJAKU DALAM DEBU




~senjaku dalam debu~



senjaku dalam debu

tak menghantarku menemuimu

angin yang terus menyapu

membawa setiap butir rasa syahdu


aku telusuri lorong gelap

berharap sunyi tak melahap

seperti halnya hati saat rindu

berharap kasih bisa kau temu


aku akan terus berjalan

sebelum sebuah lentera kudapati

meski sisa waktu tiada memungkinkan

untukmu aku rela mati


28 Januari 2013, Mieft Aenzeish

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon