Wednesday, 20 March 2013

DI BAWAH RINDANG POHON

Tags


DI BAWAH RINDANG POHON



bangku batu dirindang pohon

di siang letih

menawarkan teduh perbincangan

kesiur angin yang tak hujat

pada ikan-ikan di kolam
yang memangsa sejuknya ke permukaan



di atasnya, obrolan reranting

melepas dedaun yang sebelumnya

saling bergesekan

kemudian pasrah diterbangkan angin

ke diam kolam
ke lengang setapak jalan



"beberapa lembar mengabarkan, kuning

di sekitar bangku batu
di dekat putih sepatuku"



derap sepatu--sandal, yang lain

riuh tingkah kagum;

ini indah!

rindang menjulang

akar kuat

kedewasaan pohon-pohon tua

semilir sejuk angin

kepak-nyanyian bangau

teratai dan ikan-ikan

isi kolam yang memikat mata

memikat decak riuh

amboi...



kemudian pergi

meninggalkan kepingan-kepingan sampah

sebagian terserak
sesak



dan sepatu putihku

semakin betah berbincang dengan

angin, kolam dan pohon-pohon

biarlah detak sepatu yang lain

pergi, kembali

sepi





Bogor, akhir Februari 2013



Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon