Wednesday, 13 March 2013

HAI, INI AKU ! sajak Timur Sinar Suprabana



hai, Ini aku!





hai, Ini aku!

I

ia, seperti angin yang tiap sepenarikan desau

menyintuh entah berapa banyak wajah helai dedaun,

membisik ke tiap ambang lubang telinga hai, Ini aku!

lalu mengembarai lorong lubang telinga

berpusar sebentar di benak, mencari yang pasti

tak ia sua,

pindah mengapung di rongga dada,

melayang menyelinapi sela degab jantung

sembari tertawa-tertawa sekaligus membisik

di tiap jeda sekian tawa hai, Ini aku!


aku, suntuk dan mabuk, memaksanya duduk.

katakan, hardikku, kalau kauberkali kata Ini aku!

lalu di Mana saya?


ia tertawa

gelantungan di tulang iga


jadi Nestapa!


II

menyala Sebentar

padam lalu


seumur nafas Itu


juni 2008

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon