Thursday, 21 March 2013

MALAM JAUH, SAJAK TIMUR SINAR SUPRABANA


MALAM JAUH SAJAK TIMUR SINAR SUPRABANA



I

malam Jauh menghelaku dari satu titik malam ke Malam lain

:begitu berjarak dengan ingatan, dengan satusatunya pautan

yang menghubungkanku ke Mula bagaimana aku mencintaimu

dan ke Sebab yang bikin macam bagaimana kini jadinya hidupku.


malam Jauh menghembusiku tidak saja dengan bisik, dengan bujukan,

dengan belai dari berbagai penjuru. malam Jauh selalu pada akhirnya

mempedaya dengan rengkuh kemesraan siasia dan memerangkap badan

ke pengharapan yang tak bisa dipercaya diri


di Situ kini aku. maka ketika engkau bertanya kepadaku tentang jiwa,

sungguh betapa aku ternyata telah kehilangan banyak kosakata.


eng?Kau?


II

aku,

sesungguhnya, sudah lama

tak punya apaapa

:Selain kau


katamu


(aku ingin bahagia. tapi buat apa jika kutahu Itu juga tipudaya?)

juni 2008.


Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon