Saturday, 30 March 2013

PADA SEPEREMPAT TERAKHIR MALAM


PADA SEPEREMPAT TERAKHIR MALAM



pada seperempat terakhir malam
aku seperti dalam genggam
pada seperempat terakhir malam
aku seperti menyelam dalam

di ujung setiap detik jarum jam
mengalir bersama do'a dan pengharapan
di pojok kamar permunajatan
bersimbah air mata kerinduan

wahai paduka yang menguasai seperempat tiga
padaMu aku sujudkan hati dan raga
padaMu aku tundukkan diri dan rasa
karenaMu aku ikhlaskan segala yang ada


4 komentar

Bagus, hahahah perang puisi nih ^^

mak nyus mas puisine, hehe....
sang penyair ini ternyata,hehe.....

bukan penyair kang, :)

terimkasih yah kunjungannya :)

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon