Monday, 18 March 2013

PERJALANAN dan PEMBURU



PERJALANAN



manakah yang paling suci
antara cinta dan dusta
adalah pilihan hati

manakah paling berharga
antara musuh dan sahabat
adalah rasa hati

manakah keharusan antara
mata memandang dengan kaki berjalan
adalah hakiki

tapi ketika cinta telah berdusta
memilih jalan gelap yang gulita
memberikan duri duri dalam bejana
maka sahabat akan menjadi musuh dan
kaki akan mati tak tergerak lagi
karena hati menutup mata
mata tertutup api
api membakar emosi
dan emosi mengubah batu batu
menjadi nanar
meleleh
membungkam
membara
membakar rerumputan yang mengering
menjadi lautan
dan membakar tubuh itu sendiri

disana api api membakar tungku
tungku yang terbuat dari diriku
dirimu diri diri semua
menjejal dan semakin membara dalam teriak sakit

karena aku kamu dan semua
memilih menggersangkan diri
rapuh dan mudah terbakar
oleh diri sendiri
karna diri sendiri
untuk diri sendiri

lalu mereka tertawa
karna aku kamu dan semua mengikutinya
dalam fatamorgana
begitu indah

--------------

PEMBURU




setatusmu tak lagi
seperti spiderman
kini kau mati karena kamu sendiri
lagak sombong tak takuti
kucing pun tak segan denganmu

pemburu diburu oleh buruanmu


Karya Sugi Hartono


Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon