Sunday, 10 March 2013

SEBAB CERDAS, BANGSA BISA KAYA

Tags


Pendidikan oleh Suherman (Emang A'punten)



Ada pola pikir yang salah menurut saya pada bangsa Indonesia, mereka selalu ribut dengan kekayaan alam berlimpah yang katanya di kelola asing, dan seolah-olah kalau di kelola sendiri memang mampu dan menghasilkan kesejahteraan rakyat.

Padahal sebelum ada orang asing, kemiskinan dan kebodohan sudah merajalela bagi sebagian besar rakyat indonesia. Sumber utama kemiskinan dan kebodohan adalah kurangnya pendidikan progresif bagi rakyat dan minimnya insentif buat anak bangsa untuk kreatif dan inovatif.

Tanpa kekayaan alam pun, indonesia bisa sejahtera kalau manusianya cerdas, kreatif, dan inofatif. Tentu ribut masalah Freeport atau Natuna memang penting tapi lebih penting lagi ribut masalah kurikulum pendidikan. Padahal kalau di tilik secara teliti bangsa malaysia maju karena kurikulum pendidikan yang tidak pernah di rubah, hanya revisi-revis kecil yang sudah tidak sejalan dengan perkembangan sains dan teknologi. Jelas sekali kalau kita buka kurikulum seperti apa yang di gunakan bangsa Malaysia, itu adalah pengadopsian Kurikulum pembelajaran yang di timba dari bangsa kita sendiri.

Sangat bertolak belakang dengan kurikulum yang di berlakukan dalam dunia Pendidikan di Indonesia dimana setiap 5 tahun sekali di rubah namun tidak menjanjikan apapun dari segi perubahannya. Di setiap lini pemerintahan di Indonesia sudah terkontaminasi penyakit lepra, jelas jalan penyembuhannya harus di potong. Begitupun dalam lini Departemen Pendidikan itu sendiri kurikulum yang di berlakukan harus di rombak secara total dan menyeluruh di setiap tingkatan pendidikan, di bersihkan dari ansir-ansir pseudo sains ala Teori Darwin dan Teori Evolusi yang menyesatkan dan menjerumuskan dalam ambang kosmologi.

Pendidikan bermutu melahirkan cetusan-cetusan kebenaran seperti Turki dimana seorang Harun Yahya dengan jelas dan cerdas membantah Teori-Teori kebohongan belaka, begitupun Finlandia pencetus penemuan-penemuan baru dalam duina teknologi padahal pemerintahnya sendiri mencanangkan pendidikan murah yang sangat manjur sehingga menghasilkan generasi-generasi cerdas, progresif, aktif, produktif, variatif, kreatif dan inovatif.

Kaya tapi bodoh akan mudah menjadi miskin, Tapi kecerdasan akan dengan sendirinya membuat sebuah Bangsa menjadi kaya.


*status pilihan dari facebook

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon