Saturday, 6 April 2013

Tamu Tak Diundang, puisi Fink RisQi


Tamu Tak Diundang, puisi Fink RisQi



Tamu Tak Diundang


Berpasang-pasang mata membentuk barisan

Bagai semut mengitari makanan

Semua memberi senyum termanis dan tepuk tangan

Kegembiraan kian buncah tak beraturan


Aku hadir layaknya tikus sekarat pada peluh dan sesak mu

Ku cipta malu atas waktu yang tak kau kehendaki keberadaan ku

Andai mampu menjelma semut, akan ku gali tanah lalu ku balut lumpur pada muka terutama mulut bisu ku

Kau benar, itu hari tersial mu!






2 komentar

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon