Thursday, 31 October 2013

Masih Tetap di Hati - Puisi Mas'ud Hud





  Masih tetap di hati

Bersahaja bersama sang rembulan
Di tengah malam sendiri
Dikala mulai terlihat sinar
Cahaya diliputi awan putih

Terasa sengat dingin embun
Di perkotaan peradaban
Bersama cinta dan cita-cita
Satu nawaitu untuk dia

Berbaring bimbang
Di bawa sinar redup sang rembulan
Terasa kan terkenang
Dimana masa bersamanya

Seakan sinar mempermainkanku
Dia tidak tertawa
Apalagi menangis
Dia hanya bisa bermain makna

Dia takan kembali
Selamanya tetap menanti
Haruskah mencari pengganti
Terlalu sulit untuk melupakan
Apalagi mengantikannya

29-04-2013

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon