Thursday, 1 October 2015

Mata yang Pejam Memimpikanmu



Mata yang Pejam Memimpikanmu

karya : Mieft Aenzeish

Mata yang pejam memimpikanmu tengah malam
Melubangi waktu untuk masuk ke lain waktu
Disana, lalu aku menjelma kekasih yang ruam
Menemani kau ketika sore hendak beranjak ke hulu


Aku bertanya ketika aku menatapmu dalamdalam
Kau kemudian menjawab tetapi lebih dulu curhat
Tentang seorang lelaki pendamba imam
Bagi dirimu, dan kau tiada sedikitpun punya niat

Memilihku adalah yang kemudian kau upayakan
Dihadapan mereka, pemilikmu sebelum aku
Dan persetujuan menerimaku begitu menggembirakan
Menghanguskan segala jenis ragu ataupun halu

Dan seketika aku terjaga
Selepas dedaun kembali tegak
Lalu aku mencecap manisnya gula
Di antara bayangmu yang tak pernah retak


Lembang, 23 September 2015


Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon