Wednesday, 27 April 2016

Aku Takut Tak Adil, Sayang

Aku Takut Tak Adil, Sayang


credit image

Puisi oleh Mieft Aenzeish


banyak kata yang telah mengurai duka lara
salah satunya adalah kata yang sembunyi pada sangka
yang tak dimaksud, tapi justru telah jauh dalam angkara
menetes ke wajah diri yang tersulut kata-kata


Sayang, hendak kujalani apa yang kau ingin remah
hanya saja aku takut, aku takut tak adil sayang
karena bagaimana bisa aku menutupnya dengan mudah, 
jika aku masih belum bisa untuk tidak menuang

dan aku berpikir sebagaimana merpati yang menunggu kekasihnya
jauh dari segala bayang lain, hanya tahu menunggu dalam setia
dan tentang segala, biar kupilih bahagiamu
merumah dalam setiap desir darahku


18:56
27.04.2016
Bandung

16 komentar

Lumayan mb puisinya. Lebih diperbanyak lagi kosa kata majas nya
Semangat :)

Klau saya berkunjung ke blog agan, saya malah jadi pengen nulis puisi lagi.. Jadi kangen masa sma..
bagus gan puisinyaa..Agan hebat dalam bersatra

panggil Mas aja Kang :D ... terima kasih yah sarannya :)

wahh... hayu atuh gan, kembali menulis puisi, mumpung lagi pengen. :D nanti follow up saya gan, buat ngopi di blog agan... hehe thanks yah gan.

Mantap nih, pokok e berani aja kang. :D

Puisinya indah, dengan pemilihan diksinya yang bagus dan tepat :)

terima kasih sob, salam kenal ya... :)

Kalau ada pr suruh buat puisi mending nyontek disini aja ah :-d

wahaha... siap gan. yang penting ada uang jajannya.. hh :D

bagus banget kakak :D

http://android-alfa.blogspot.com

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon