Friday, 10 June 2016

Aku dan Malam Ini - Puisi Mieft Aenzeish

Aku dan Malam Ini

(sajak untuk kekasih)

oleh Mieft Aenzeish

aku dan malam ini melebur bersama cahaya kerinduan
dan di sekilingnya ada kalimat cinta yang mengkristal
: berkilau tanpa bikin silau

hanya engkaulah sayang, yang tak bisa lepas dari ingatan
sebab memori dijiwaku telah penuh, bahkan lebih dari hanya sekadar kenal
: karena engkau sayang, bikin aku jauh risau

lalu kepada malam kutanyakan,
cara apa yang bisa memutihkan?
segala yang tadinya hitam
agar lekas putih dan khatam

lalu jawaban yang kutunggu,
justru datangnya dari dalam qalbu
yang mengatakan dengan lembut
'bahwa putih hanya butuh Kau sambut'

entah bagaimana cara, untuk aku sambut putih itu
sedang bayang-bayang hitam pun, masih belum jadi batu
lalu aku ingat tentang cerita gento cilik
lemah, namun ia telah hidup untuk putih yang terpetik

aku mulai pahami,
tiada lagu yang kan mengalun dalam prosesi
sebab malam yang enggan jadi batu
dan putih, kusambut bersama kau yang satu

sayang, biarlah kemarin menjadi selembar kertas yang tersimpan
karena hari ini dan seterusnya, Kau Aku akan sempurna dalam kebahagiaan

mengalungkan putih
menjelma kasih

10.06.2016
Bandung

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon