Sunday, 19 June 2016

Hujan Kita



Hujan Kita

Puisi oleh Mieft Aenzeish


Hujan adalah sebuah fakta dari adanya cinta, ia mencintai segala, apapun dan siapapun yang tinggal di bumi.

Hujan memberiku paham bahwa Kita baru sadari ada cinta setelah rintikan kecil gerimis, hingga tetesan terakhir yang terjatuh dari ujung daun.

Begitu tulus, seumpama Aku yang mengibaratkan Kau sebagai tetesan terakhir dari anugerah Tuhan, berupa cinta yang menyentuh ke lebih dalam, lubuk hatiku.

Hujan Kita sayang, meski letaknya tak sama selalu kan menemu cinta yang sewarna, sebab hujan tak pernah jauh dari jantung dedaun yang begitu lembut dalam degup kasih dan sayangnya.

Hujan ini, membiar kita serupa dan sewarna dalam banyak beda, lalu ia menjauhkan apa-apa yang tak sekata.


25.03.2016
Bandung

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon