Monday, 5 September 2016

Untukmu Jelitaku

: Untukmu, Jelitaku 

oleh Mieft Aenzeish

Entah harus kudeskripsikan seperti apa cintaku kepadamu
Setiap imaji yang datang tak gampang jadi sekata dengan qalbu
Kanvas lukisan pun tak ada yang sepakat untuk mengabadikan cinta ini di dadanya
"Kami tak sanggup, sebab Terlalu besar resonansi cintamu padanya" begitu mereka kemudian menjawab setelah kutanya mengapa?

Kugambar paras wajahmu kemudian
Pada kelopak bungaBunga adenim
Yang kutemu justru bukan penjelasan
Malah kerinduan ini membuih bagai surat tak terkirim

Lalu kulambaikan senyum pada langit
Hingga gumpalan awan yang membias dikedua bolamataku begitu keras menderit
Memanggil namamu Aku tak perlu sampai menjerit
Cukup dengan hati, dan Kau hadir menyirnakan rindu yang sembelit

Jelitaku,
Aku tak tahu sehebat apa Cintaku kepadamu
Yang kutahu,
Aku telah menjadi ikan yang membutuhkan air Cintamu

04.08.2016
Bandung - ( Persembahan Untuk Kekasihku 'Raesha BR'. )


6 komentar

Puitis nih agannya. Tapi tulisannya perlu diperbaiki spasi, huruf besar kecilnya, dll.
bunga Adenium

Terima kasih atas kritiknya, hanya saya sendiri memang yang sengaja menabrak EYD, bisa dibilang untuk menulis puisi saya betul-betul 'karepe dewek', kecuali untuk penulisan artikel atau naratif.

Dalem euy, saya ga bs komen tentang ini itu yang jelas membekas dan bermakna.


visited juga ya : sastrasukasuka.blogspot.com

ajari saya, saya masih hrs bnyak belajar

oke... mari samiSami rembuk belajar Kang. Saya kunjungi blog njenengan... :)

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (blogsastra.com)



EmoticonEmoticon